Bahasa Indonesia | English

Pengenalan pada Kesenian Cirebon
oleh Richard North, diterjemahkan oleh Bambang Setijoso

Halaman: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Indonesian Artists and Scholars

Diantara dedengkot sekolahan dari Indonesia dan peneliti dokumen Kesenian Cirebon adalah Pak Enoch Atmadibrata, yang dengan surat kabar Bulletin Kebudayaan Jawa Barat dan Kawit di tahun 70 dan 80 an telah melakukan penelitian tentang kesenian Jawa Barat tradisional – termasuk banyak diantaranya dari kerajaan dan dari desa desa di Cirebon. Saya cukup beruntung telah menjadi tamu Pak Enoch selama lima bulan dirumah beliau di tahun 1976, pada waktu itulah beliau menanamkan kepada saya daya pesonanya kepada Cirebon sebagai salah satu sumber Kebudayaan Indonesia masa lalu


Sarjana asal Cirebon, musisi, dalang, pengukir topeng dan penari, Endo Suanda, sedang menarikan karakter Topeng Cirebon Kelana ( goto: John Crispin, New York Times)

Bintang yang lain adalah Endo Suanda, seorang yang serba bisa asal Majalengka, pada daerah perbatasan Cirebon. Pak Endo adalah seorang sarjana yang ahli dalam seni Gamelan Musik Cirebon, tari topeng, ukiran topeng, dan wayang kulit. Tesisnya tahun 1983 adalah merupakan sebuah karya yang paling lengkap sampai saat ini berkenaan dengan Topeng Cirebon dan ia sekarang sedang menggarap disertasinya tentang Wayang Kulit Cirebon. Pak Endro saat ini adalah direktur dari sebuah proeyek ambisius yang berskala luas dalam pengajaran kesenian di sekolah2 di Indonesia, dan tanpa lelah menyokong artis tradisional kedalam dunia maju Indonesia.

Sebuah buku bersampul tipis dari tahun 1982 berjudul Cerbon yang di sunting oleh almarhum Paramita Abdurachman adalah sangat instrumental dalam membawakan Indonesia keluar, dan dari Dunia kedalam kekayaan warisan budaya Cirebon. Buku tersebut merupkan yang pertamakalinya ada berkenaan dengan survey yang merangkum visualisasi Cirebon dan pertunjukan seni. Telah ditulis dan diilustrasikan secara mendalam, dalam bahasa Inggris dan Indonesia

Seorang novelis dan ahli tentang budaya Cirebon, T.D. Sudjana telah menulis secara luas, tentang sejarah Cirebon, wayang dan kebudayan. Pada tahun 2001, ia menerbitkan sebuah kamus Jawa Cirebon. Juga perlu disebut, penulis dan akademisi Lalan Ramlan, yang mengajar tari pada STSI di Bandung. Ia telah menulis tentang Topeng Cirebon, praktek keagamaan orang Cirebon, tayuban pada Keraton Kasepuhan dan tari sakral Bedaya Rimbe dari Keraton Kanoman.

Halaman 5 - Kerajaan Cirebon >>>

Web Desain : rahasia design