Bahasa Indonesia | English

Pengenalan pada Kesenian Cirebon
oleh Richard North, diterjemahkan oleh Bambang Setijoso

Halaman: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Apalah arti sebuah nama?

Sepanjang sejarah, Cirebon telah disebut dan dieja dengan berbagai nama dan cara yang membingungkan oleh beberapa kelompok masyarakat seperti:disebut Charabom oleh orang Portugis, Tjeribon dan Cheribon oleh orang Belanda, Cirebon oleh orang Sunda , Caruban, Carbon dan Cerbon oleh orang Jawa Cirebon. Ejaan resmi dalam bahasa Indonesia adalah Cirebon, yang artinya perarian udang, disebabkan karena banyaknya anak udang (rebon) di sungai lokal (ci). Udang udang tersebut adalah merupakan bahan utama untuk pembuatan terasi , dimana Cirebon terkenal akan terasinya. Itulah sebabnya Cirebon juga punya nama panggilan Kota Udang.

Dalam ejaan Bahasa Indonesia yang baru yang dimulai tahun 1972, huruf j dibuah menjadi y dan huruf Tj menjadi C. Sehingga nama nama seperti Tjirebon, Tjaruban dan Tjarbon, sekarang ditulis menjadi Cirebon, Caruban dan Carbon.

Penduduk Cirebon mengaku daerahnya sebagai Cerbon, sebuah kata yang mempunyai arti campuran , merujuk kepada adanya campuran kesenian dari Hindu, Budha dan Islam dan tradisi spiritual yang menginspirasi Kebudayaan dan Kesenian Cirebon. Saya cenderung untuk menggunakan nama Indonesia, kecuali konteksnya dalam bahasa Jawa Cirebon.


Batik Cirebon terkenal motif Mega Mendung,
umumnya memperlihatkan warna warna terang

Halaman 3 - Kesenian Kuno dan Modern Cirebon >>>

Web Desain : rahasia design